Selasa, 28 Juli 2009

CACAT DEMOKRASI DAN PELANGGARAN HAM

Pemilu 2009 tentu menjadi sebuah harapan yang luar biasa bagi rakyat untuk benar-benar menjadi sebuah pesta demokrasi yang jujur dan adil dengan melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya. Kedaulatan Rakyat dikembalikan dalam proses lima tahunan, dan rakyat benar-benar menentukan kedaulatannya sendiri untuk dapat memilih pimpinan-pimpinan di lembaga eksekutif dan legislatif yang dapat menentukan nasib bangsa. Sayang,..harapan tinggal harapan. KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu tidak mampu mengakomidir harapan masyarakat Indonesia. Banyak catatan buruk yang menorehkan tinta merah diatas selembar kertas putih yang mestinya ditorehkan tinta emas sejarah oleh penyelenggara Pemilu. Tudingan KPU tidak indpendent tentu bukan sebuah fakta tanpa alasan ......bersambung.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar